Yeay, tidak terasa sudah masuk minggu ke-2 saya jadi alumni Gameloft-Jog :)
ya, sejak saya memutuskan mundur dan beralih ke tanggungjawab saya yang lain, otomatis saya jadi alumni deh...*i love u still Gameloft Yogyakarta*
TIdak pernah ada dalam pikiran saya sedikitpun untuk masuk di dunia industri games seperti ini, bahkan dulu saya sangat sebel kalau ada yg maniak games.
hehehe tapi itu oleh oknum yg tidak bertanggung jawab sih ya, masih banyak gamers berkualitas.
Setahun (lebih sedikit :p) bekerja di industri ini membuka cara pandang saya yg lain dan benar-benar mendapatkan dunia baru, itu lah kenapa saya sangat sedih akhirnya memutuskan pergi, masih banyak yg belum saya pelajari disini :(
Masih teringat saya pernah mendapatkan 2 orang klien yg sangat ketagihan games sampai mengganggu studi dan sosial mereka. pada saat itu terapinya ya lebih ke behavioral, coba kalau saya sudah mengenal GL dari awal, saya akan arahkan mereka ke dunia games profesional :) ini akan berlaku kalau ke depannya saya mendapat klien yg setipe.
Di GL saya mengenal banyak tipe orang baru, kebanyakan masih muda-muda, berpendirian teguh (baca : ngeyel tak beralasan :D), dari berbagai latar belakang (mulai dari budaya, pendidikan sampai cara pandang), sampai kami menyebutnya anak TK :p ngangenin tapi, karena sebagian dari mereka cukup percaya kepada saya sebagai teman curhat n bahkan tempat berantem :D (dimana sisi psikologi saya masih bisa terpakai :))
Di GL juga bahasa inggris saya lebih terpakai, mengenal sistem perekrutan yang sangat instan (dimana yg penting orang bisa kerja ya udah masuk) tidak seperti di perusahaan lain yang cenderung juga mementingkan sisi kepribadian. Untungnya rekrutmen jadi lebih cepat, ruginya turnover tinggi dan temawork cenderung kurang stabil, leadership pun cenderung dipaksakan, hadeh cukup sekian daripada nanti curhat berkepanjangan :D yah setiap organisasi memiliki dinamika masing2.
Yg lebih ingin saya tekankan disini adalah bagaimana industri games bisa membuat saya jatuh cinta dengan para pemainnya, kalau mau dibilang yg muda yg berkarya d^_^b
Di tengah pressure dan deadline yang seringkali di luar batas akal, lembur yg gila-gilaan bahkan sabtu minggu terpakai, mereka bisa bertahan dan menyelesaikan pekerjaan.
Tekanan tidak hanya datang dari pekerjaan sebenarnya, dari diri sendiri, atasan dan rekan kerja. Jadi kalau ada yang menggila dimaklumi :) (awal2nya susah loh nerima karena terbiasa dengan rekan kerja yang strick, disini dapetnya yang unik2 :D), i love it and i miss it much >.<.
Bertemu dengan para qa tester, game designer, artist (2d n 3d), programmer dan producer itu sangat menyenangkaannn, kreatif dan profesional. Tarian yang belum pernah saya rasakan di lingkungan kerja manapun. Bersyukur saya pernah ada di sini :)
 |
bersama tmn2 HRD angkatan awal zenitha, belina, okta, riri
yang masih ada di sana cuma RIRI :) miss you mba.e |
|
|
 |
Tanggal
15 ini adalah ulang tahun ke -2 Gameloft Jogja, ada perasaan menyesal saya ga jadi
anggota lagi untuk ikut ultahnya :D mendoakan ke depannya secara sistem,
human resources, leadership dan kualitas GL-Jog semakin menuju yang
terbaik dan cita-cita sebagai studio Creation....wish u luck...Gb |