July 11, 2018

Makan Bakso di Batam : Bakso Kota Cak Man BCS Mall (Kuliner Batam)

Sebagai kera Ngalam, tentu saja bakso menjadi salah satu menu favorit saya. Suka sebel deh kalau ada yang judulnya Bakwan Malang tapi cuma dari tepung kanji X))) Nah, menemukan Bakso Kota Cak Man ini di BCS mall, ada di lantai dasar (selantai dengan ATM center) dan di lantai 3, saya jadi merasa menemukan harta karun ahahaha. Ya gimana, yang sering ditemui adalah bakso yang minyaknya banyak alias kuahnya berminyak buanget.

Di Bakso Kota Cak Man bisa pilih berbagai macam bakso dan pelengkapnya. Bakso favorit : bakso halus, bakso isi rawit, urat, bakso goreng, lontong dan sate paru. Kalau suami sebelum ketahuan alerginya selalu ambil bakso isi telur. Kuahnya bening, tidak amis. Sambalnya keseringan rawit hijau sih, padahal kan enaknya rawit merah ya. Kadang ada saos tomat yang merah khas bakso Malang itu, tapi keseringan juga ga ada. Kalau pas ada saus merahnya itu, saya pasti racik sambel cabe+saos merah+kecap. Tinggal dicocol-cocol deh. Counter bakso Cak Man yang menjadi favorit saya adalh yang terletak di lantai 3 BCS Mall Batam karena menunya ngga cuma bakso, lengkap ada penyetan juga. Pilihan minumannya juga banyak, ada es buah dan es kacang merah juga. Harganya dihitung satuan, range antara Rp 5.000 - Rp. 10.000, jadi tergantung ya, kalau kalap bisa aja dicomot semua >.< 


Ini tampilan saus merahnya. 
Minimal bisa ngilangin kangennya sama
abang tukang bakso di Malang :D

Ini etalase yang di lantai dasar, deket ATM center.

April 10, 2018

Karla M. Nashar

Salah satu penulis favorit saya adalah Karla M. Nashar. Kalau ditanya kenapa favorit, jawabannya ngga tahu, enak aja bacanya dan cocok sama tipe penulisannya. Hampir semuanya cerita cinta. Alurnya juga enak diikuti.

Semenjak terbitnya Love, Curse & Hocus-Pocus, Karla seakan tenggelam, ngga ada kabarnya lagi. Awal-awal masih ngetweet dan facebook pagenya masih ada interaksi, bahkan masih sempet ngadain give away. Trus ngilang, trus nyapa sekali, setelah itu hilang samai sekarang. Di googling pun ngga mendapatkan informasi apa-apa tentangnya selain buku-bukunya saja. Sedih kan, kangen tahu mba, mba Karla tahu ngga sih buanyak buanget yang kangen dan pengen terkoneksi lagi sama mba. 

Buku-bukunya yang saya sudah punya, antara lain :
  1. Forever Yours
  2. Triloginya Tongkat Ajaib Lolita : A Magical Birthday Present, My Dearest Frog Prince, Happily Ever After
  3. Bellamore
  4. Ti A Mo, Tia Amoria (*Paling favorit, sampai pengen punya boneka jerapah dan selalu ingatnya : jeli dijilat hahahaha, baca deh, pasti ngakak di bagian ini, romantis)
  5. Love, Hate & Hocus-Pocus (reviewnya sudah dibuat)
  6. Love, Curse & Hocus-Pocus
Yang From Batavia with Love sama Sebelum Cahaya susah banget dapetinnya, yang secondnya aja susah. Padahal pengen punya. Kalau ada yang mau kadoin buat saya boleh loh ahahaha #ngarep.

Dear Mba Karla, semoga baik-baik aja ya di masa hibernasinya. I miss you. Ga ada karya baru gapapa kok mba, kasih kabar gitu via twitter or facebook. Hehehe, fans banyak nuntut. Take care mba.


Mba Karla di sampul belakang Forever Yours.

April 6, 2018

Ulasan Buku Indahnya Perbedaan, Indahnya Persahabatan : karya Watiek Ideo dan Fitri Kurniawan

Awal mula saya mengenal Watiek Ideo, sebelum akhirnya bisa mengikuti kuliah whatsappnya adalah saat ditag oleh salah seorang teman untuk mengikuti give away yang sedang diadakan oleh beliau. Puji Tuhan, beruntung, jadi dapet deh bukunya yang baru mau dilaunching.

Apik tetapi sarat makna bukunya. Jujur saja, rasanya bahagia dan beruntung karena lewat satu give away ini bisa menuntun dan memperkenalkan saya bahwa banyak penulis anak lokal yang berjuang memperkenalkan gaya hidup yang sehat dan positif melalui dongeng. selain itu, juga jadi tahu adanya komunitas-komunitas yang bergerak di dunia anak lainnya. Ya, namanya juga one link leads to another kan ya :) 

Dari judul besarnya saja Indahnya Perbedaan, Indahnya Persahabatan sudah ketahuan kan intinya mengenai perbedaan-perbedaan yang mungkin saja terjadi di dunia anak-anak. Lebih luasnya juga kecintaan terhadap perbedaan di nusantara, yang semakin ke sini saya rasa semakin suram ya, orang semakin sensitif terhadap yang "berbeda". Hal-hal yang dikemukakan pun sederhana, tetapi kuat rasanya. Ulasan buku Indahnya Perbedaan, Indahnya Persahabatan lebih lengkapnya bisa dibaca di sini ya. Warna-warni, pesan cerita, gambar/ilustrasinya, maupun kualitas kertas dari buku ini tidak mengecewakan, bisa diberikan sebagai salah satu alternatif kado buat anak atau ponakan atau murid. 

Review Okta

April 5, 2018

Perempuan Membaca : Website dan WAG untuk para ibu yang membaca

Kalau tidak salah, sekitar pertengahan tahun 2017 yang lalu, secara tidak sengaja melihat twit yang dicuitkan oleh mba Iffah Hannah untuk siapa yang berminat bergabung di WA grup ibu membaca. Setelah tahu syaratnya yang penting sebulan memberikan 1 review buku, akhirnya saya memutuskan untuk mengikutinya. Iya, kalau tidak salah, awalnya namanya ibu membaca :) Awalnya ada yang review via wa atau meletakkan postingan di blog pribadi, kemudian berkembang menjadi memiliki ranah blogspot dan akhirnya Januari 2018 memiliki websitenya sendiri, yaitu perempuanmembaca.com. Jadi, ini sampai saat ini merupakan salah satu grup whatsapp yang saya ikuti dan pembahasannya berkualitas dibandingkan grup-grup yang lainnya. Pembahasannya rentangnya panjang sih, ya namanya juga buibu kan ya. Selain buku, juga tentang anak, masakan, politik dan agama kadang-kadang tapi beda dari yang lain, di sini semuanya adeeeeeeemmmmmmmm.

Sekarang anggotanya sudah ada 21 ibu-ibu sih kalau berdasarkan partisipan WAG-nya. Saya pribadi, meskipun agak pemalas *read : suka membaca tapi malas bikin review, bisanya cuma di otak saja :D* berusaha menepati sih, satu bulan satu review. Tenggat waktunya per tanggal 25, meskipun kadang telat juga, yang Maret kemarin malah tanggal 30 baru setor, jadinya sekarang belum dimasukkan deh ke web-nya >.<

Nah, dari review ini kelihatan deh mana-mana aja yang bacaannya berat atau sekedar hiburan kaya saya hahaha. Selain kere-keren, boleh loh mampir lumayan untuk lihat alternatif buku yang bisa jadi koleksi bacaan. Eh, tapi sekarang banyak yang sukanya pakai e-book ya? kalau saya sih masih kuno, masih suka bau kertas, jadi lebih suka baca buku fisik. 

Kalau ada yang berminat bergabung, mungkin bisa mengontak mba Iffah Hannah di twitternya atau kontak saya juga boleh nanti saya bantu menyampaika. Yuk, ramaikan yuk buibuuuuu. Review saya, tag-nya Review Okta ya hehehehe, sekalian promo.

March 20, 2018

Hari Dongeng Internasional (Sedunia) : 20 Maret

Pasti tidak banyak yang tahu kan kalau 20 Maret diperingati sebagai hari dongeng Internasional/Sedunia? Sama dong, saya juga baru tahunya setahun belakangan ini ahahaha tosss. Kalau berdasarkan sejarahnya hari dongeng Internasional ini dimulai oleh para pendongeng di Swedia sekitar tahun 1991. Sementara hari dongeng Nasional di Indonesia punya tanggal yang berbeda, yaitu 28 November dikukuhkan di Kulon Progo tahun 2015. Jauh juga ya jaraknya, 24 tahun, padahal rasa-rasanya dari sejak saya kecil dongeng itu sudah ada. Minimal sempat ngalamin si Unyil.lah (kalau anak jaman sekarang kenalnya Laptop si Unyil :D). 

Nah, tanggal 28 November dipilih karena merupakan hari kelahiran Pak Raden. Acara tersebut dibuka dengan pembacaan dongeng oleh Rona Mentari (bagus banget ya namanya). Sementara kalau awalnya dongeng Internasional muncul malah dirayakan selama lima minggu berturut-turut. Seru ya, anak-anak di sana waktu itu pasti merasa bahagia dan dicintai punya hari perayaan yang fokus pada mereka. Lama pula kan perayaannya. 

Saya pingin sih bisa mendongeng, soalnya kalau baca bahasa saya medok :') jadi kurang stabil intonasinya, belum kreatif juga emosi dan pilihan suaranya. Apa daya, belum ada yang buka kuliah Whatsapp mendongeng ya ahahaha, kalau di Jawa rasanya banyak materi belajar mendongeng dibuka. Iri deh saya. Untuk ikut merayakan hari dongeng Internasional ini, saya mau kasih salah satu kreasi sederhana saya waktu ikut give away dari salah satu kumpulan dongeng di Indonesia untuk memperingati hari dongeng Nasional 2017 yang lalu (diposting tanggal 30 Desember 2017). Dikabarin sih menang, sudah ditanya alamat juga, tapi sampai sekarang hadiahnya ga ada bau-bau dikirimnya ahahaha, sedih, tapi ya sudah, yang penting ikhlas pas bikinnya, yang bohong mereka ya ditanggung sendiri dosanya. Dibantu ngerekamin juga sama suami, soalnya ngga nemu posisi yang enak untuk pasang hp-nya. Ini saya pilih cerita berjudul Selimut Persahabatan dari Watiek Ideo. 


Selamat menikmati (walaupun sound terakhirnya kepotong dikit hehehe, karena waktu itu syarat ceritanya maksimal satu menit saja). Bagian yang terpotong "selimut menyatukan persahabatan dengan indah".